Di Balik Meriahnya Gamelan Kolosal, 2 Minggu Ciptakan Notasi Iringan dan Koreografi Baru
"Kita mengaransemen itu selama empat hari, mulai tanggal 28 Juli. Terus dilanjutkan proses produksi, lalu kami rilis kepada teman-teman paguyuban di Temanggung untuk latihan. Seluruh kelompok memainkan komposisi itu, ada 30 kelompok dari paguyuban yang alat gamelannya dibantu Pak Ganjar," ujarnya.
Komposisi iringan Gamelan Kolosal itu merupakan kreasi dari komposisi dasar musik di Kabupaten Temanggung. Komposisi tersebut diberi judul "Jawa Tengah Nyawiji" untuk iringan seni Jaran Kepang.
"Ini khusus dibuat untuk hari jadi Jawa Tengah. Liriknya berisi tentang Jawa Tengah yang berbudaya, inovatif, dan maju untuk kepentingan Indonesia," ujar Alfan.
Hal itu termaktub dalam bait pembuka yang berbunyi "Satu padu merajut asa. Demi Jawa Tengah yang maju. Provinsi yang jadi pusat kebudayaan. Semoga selalu rahayu sugeng dumadi."
Selain iringan, masing-masing kelompok juga memiliki koreografi baru. Koreografi tersebut merupakan kreasi sendiri sesuai dengan ciri khas masing-masing kelompok kuda lumping atau jaran kepang. Hal itu disampaikan oleh Masjudi, koordinator Kelompok Kuda Lumping Turonggo Budoyo.