Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bantul Gempar, Pekerja Bangunan Ditemukan Tewas Duduk Bersandar pada Kursi
Advertisement . Scroll to see content

Cara Menghitung 1000 Hari Orang Meninggal, Ini Hukum Tahlilan dan Doa Arwah

Rabu, 02 November 2022 - 18:11:00 WIB
Cara Menghitung 1000 Hari Orang Meninggal, Ini Hukum Tahlilan dan Doa Arwah
Tahlilan merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat Muslim di Indonesia untuk mendoakan si mayit baik di hari pertama setelah kematian hingga 1000 hari. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam ajaran Islam, ada tradisi peringatan hari orang meninggal yang telah dilakukan para salafussalih atau ulama terdahulu. Tradisi selamatan itu disebut dengan haul yang diisi dengan doa bersama, tahlilan dan pembacaan Surat Yasin.

Dilansir dari laman UIN Antasari, haul secara bahasa artinya satu tahun. Haul untuk orang meninggal adalah peringatan yang diadakan setiap tahun sekali bertepatan dengan hari wafatnya orang atau tokoh tersebut.

Haul menurut Jalaluddin as-Syuthi hukumnya boleh. Hal ini berdasarkan hadits Nabi SAW: 

"Rasulullah SAW setiap haul ( setahun sekali ) berziarah ke makam syuhada perang Uhud. Ketika Nabi SAW sampai di suatu tempat yang bernama Sya‟ab, Nabi SAWmengeraskan suaranya dan berseru: keselamatan bagimu atas kesabaranmu, alangkah baiknya tempatmu di akhirat. Abu Bakar radhiyallahu anhu (ra) juga melakukan seperti itu. Demikian juga Umar bin Khattab ra, dan Usman bin Affan ra. (HR. Baihaqi).

Mengenai sedekah orang meninggal dalam selamatan tahlilan maupun haul, Imam Jalaluddin as Suyuthi dalam kitabnya Al Hawi li al fatawi menjelaskan sebagai berikut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut