Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Banteng Raiders, Pasukan Pemukul Kodam IV/ Diponegoro yang Disegani Kawan maupun Lawan

Senin, 04 Oktober 2021 - 06:11:00 WIB
Banteng Raiders, Pasukan Pemukul Kodam IV/ Diponegoro yang Disegani Kawan maupun Lawan
Sejak berdirinya Batalyon Raiders ini sudah 11 kali berganti nama. Bermula di bawah resimen, menjadi pasukan Dharma Putra Kostrad, sampai pernah batalyon ini akan dilikuidasi menjadi Parako yang sekarang Kopassus. (foto: Dok Pen Yonif Raider 400/BR)
Advertisement . Scroll to see content

Penumpasan DI/TII yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Sarbani di lanjutkan oleh Letnan Kolonel Bachrun, Tidak membuahkan hasil maksimal.

Setelah diserahkan kepada Letkol Ahmad Yani (sekarang menjadi Pahlawan Revolusi Jenderal Anumerta Ahmad Yani ) yang bertugas sebagai Komandan BE-N SUB TERR-XII.

Ahmad Yani berpikir bagaimana caranya untuk menumpas DI/TII. Maka dibentuklah pasukan-pasukan kecil yang mempunyai daya gempur, daya kejut, dan bermental baja. Mereka di bentuk dengan gemblengan yang keras, bagaimana agar bias menghadapi situasi sesulit apapun. 

Pasukan ini dinamakan pasukan Banteng Raiders dengan simbol kepala banteng, yang berarti apabila terluka bukanya mundur, tetapi mengamuk bagaikan banteng yang terluka.

Operasi penumpasan DI/TII yang dinamakan Gerakan Banteng Nasional (GBN), yang komando operasinya bermarkas di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, ini berhasil dengan gemilang. Batalyon ini juga menjadi cikal bakal berdirinya Kopassus

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut