Banteng Raiders, Pasukan Pemukul Kodam IV/ Diponegoro yang Disegani Kawan maupun Lawan
Penumpasan DI/TII yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Sarbani di lanjutkan oleh Letnan Kolonel Bachrun, Tidak membuahkan hasil maksimal.
Setelah diserahkan kepada Letkol Ahmad Yani (sekarang menjadi Pahlawan Revolusi Jenderal Anumerta Ahmad Yani ) yang bertugas sebagai Komandan BE-N SUB TERR-XII.
Ahmad Yani berpikir bagaimana caranya untuk menumpas DI/TII. Maka dibentuklah pasukan-pasukan kecil yang mempunyai daya gempur, daya kejut, dan bermental baja. Mereka di bentuk dengan gemblengan yang keras, bagaimana agar bias menghadapi situasi sesulit apapun.
Pasukan ini dinamakan pasukan Banteng Raiders dengan simbol kepala banteng, yang berarti apabila terluka bukanya mundur, tetapi mengamuk bagaikan banteng yang terluka.
Operasi penumpasan DI/TII yang dinamakan Gerakan Banteng Nasional (GBN), yang komando operasinya bermarkas di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, ini berhasil dengan gemilang. Batalyon ini juga menjadi cikal bakal berdirinya Kopassus