Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan atau Kembali Suci?

Kamis, 20 April 2023 - 15:06:00 WIB
Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan atau Kembali Suci?
Arti hari raya Idul Fitri (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Kembali Suci

Idul Fitri oleh masyarakat, bahkan para tokoh agama, sering diartikan sebagai 'kembali suci'. Para khatib sering memberi kabar gembira kepada masyarakat yang telah menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan bahwa pada saat idul fitri mereka telah kembali suci, bersih dari semua dosa.

Setelah itu diikuti dengan meminta maaf kepada sesama, tetangga kanan-kiri. Sehingga usai hari raya, kembali layaknya bayi yang baru dilahirkan, suci dari semua dosa.

Turunan dari pemaknaan 'Kembali Suci' sebagian masyarakat menyebut tanggal 1 syawal dengan ungkapan ‘hari yang fitri’.

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, setidaknya ada 2 kesalahan fatal terkait hal pandangan kembali suci tersebut. Pertama adalah kesalahan bahasa dan yang kedua yakni kekeliruan keyakinan bahwa semua dosa akan diampuni.

Mengapa demikian?

Idul fitri berasal dari dua kata; id [arab: عيد] dan al-fitri [arab: الفطر].

Id secara bahasa berasal dari kata aada – ya’uudu [arab: عاد – يعود], yang artinya kembali. Hari raya disebut ‘id karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama. Ibnul A’rabi mengatakan,

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut