Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan atau Kembali Suci?

Kamis, 20 April 2023 - 15:06:00 WIB
Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan atau Kembali Suci?
Arti hari raya Idul Fitri (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan?

Pendiri Pusat Studi Qur'an, Prof. Quraish Shihab pernah mengungkapkan terkait pemaknaan Idul Fitri yang sering diartikan sebagai hari kemenangan. Menurutnya, hal itu perlu sedikit diluruskan.

Sebab, menurutnya telah ada ketidaksesuaian arti dalam pengertian tersebut. Kemenangan secara umum adalah istilah untuk menyebutkan keberhasilan dalam persaingan atau pencapaian tertentu. Jika lebaran atau Idul Fitri adalah hari kemenangan atas nafsu, hal itu sangat disangsikan.

"Saya bertanya kemenangan terhadap siapa ini? Siapa yang Anda lawan sehingga mengumumkan bahwa Idul Fitri itu hari kemenangan? Menang melawan nafsu Anda? Menang melawan setan? Apa benar itu?" kata Quraish Shihab dalam podcast YouTube miliknya yang dikutip iNews.id, Senin(17/4/2022).

Menyambut Idul Fitri sebagai hari kemenangan adalah hal yang keliru. Istilah hari kemenangan selama ini memang merujuk pada lafal ‘Faizin’ yang berarti menang.

"Padahal perjuangan melawan nafsu, perjuangan melawan setan pertempuran itu berlanjut tidak ada hentinya kecuali setelah kita mati. Bisa jadi Anda menduga diri Anda menang padahal sebenarnya Anda sudah kalah, setan itu sangat pandai, dalam Al-Qur'an menyebutnya pandai memperindah yang buruk," terang ayah Najwa Shihab tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut