Angkringan Kini Makin Menjamur, Sejarah Awalnya Ternyata dari Gerobak Pikul di Klaten
Setelah itu, mereka pun mendapatkan ide untuk menambah menu jajanan atau camilan, seperti pisang rebus, ubi goreng, dan lain sebagainya yang disebut ‘Hidangan Istimewa Kampung’.
Itulah alasan mengapa angkringan juga akrab dengan penyebutan HIK. Tetapi juga ada yang menyebut Hidang Istimewa Klaten, karena menyebut asal usul daerahnya.
Dipikul sebelum berubah jadi gerobak dorong Sebelum terkenal dengan gerobak dorong seperti saat ini, ternyata angkringan dulu dijual dengan gerobak pikul.
Nama Angkringan berasal dari Bahasa Jawa ‘Angkring’ yang berarti alat dan tempat jualan makanan keliling. Dahulu Eyang Karso dan Mbah Wiryo menjajakan makanan mereka dengan angkring.
Usaha Eyang Karso dan Mbah Wiryo yang tampak membuahkan hasil pun membuat banyak orang lainnya yang menjadi pedagang angkringan. Dan seiring berjalannya waktu, angkringan tak lagi dipikul namun dijual dengan gerobak dorong.