“Sebenarnya dalam video ada sembilan orang, tapi dua di antaranya sepertinya tidak tahu-menahu soal kejadian itu. Mereka hanya lewat atau melihat saja. Pelaku juga sebenarnya hanya satu orang dan yang lain hanya membantu. Tapi, nanti akan tetap kami cari yang dua orang itu,” kata Nanung.
Nanung mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, motif para pelaku melakukan perundungan karena jengkel dan dendam kepada korban yang mengunggah foto pelaku utama di media sosial. Foto itu akhirnya viral di media sosial.
“Namun, kami belum mengetahui fotonya yang mana, karena tadi pelaku tidak bisa menunjukkan foto itu. Kami masih mendalami motifnya ini,” katanya.
Sementara itu, pelaku utama perundungan, SM mengatakan dirinya jengkel dan emosi kepada korban. Dia menilai korban telah merendahkannya dengan cara mengunggah fotonya di media sosial.
SM kemudian meminta untuk bertemu dengan korban di Taman Gajah Mada, Kendal. SM turut membawa teman-temannya ke Stadion Utama Kebondalem, Kabupaten Kendal.