Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dandim Garut Sebut Warga Bersyukur Preman Penyerang Anggota TNI Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk, Dadang Buaya Terancam Hukuman 5 Tahun Bui

Senin, 31 Mei 2021 - 12:40:00 WIB
Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk, Dadang Buaya Terancam Hukuman 5 Tahun Bui
Tampang Dadang Buaya saat ditangkap lantaran melakukan penyerangan. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Beruntung, personel TNI berhasil merebut senjata tajam yang dibawa Dadang Buaya, sekaligus meringkus preman tersebut. Saat digeledah, di dalam mobil tersangka ditemukan samurai dan sebilah parang. "Petugas Polsek dan Koramil Pameungpeuk bertindak cepat menangkap pelaku," ujar AKBP Adi Benny.

Kapolres Garut menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Garut, motif Dadang Buaya menyerang Markas Koramil Pameungpeuk itu untuk mencari seorang anggota TNI dan warga yang berkelahi dengan pelaku. "Motif pelaku, mencari warga yang bertikai dengannya," tutur Kapolres Garut.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan hasil penyelidikan petugas Polsek Pameungpeuk seperti dilaporkan Kapolsek Pameungpeuk AKP Didin Permana, kronologi kejadian penyerangan yang dilakukan Dadang Buaya sebagai berikut:

Kasus bermula pada Jumat 28 Mei 2021 pukul 07.15 WIB, Jaka (54), seorang nelayan, warga Kampung Bunisari RT 002/004 Desa Mancagahar, Pameungpeuk, Garut ketika pulang melaut dengan menggunakan motor. Jaka berpapasan dengan pelaku Dadang Buaya dan hampir bertabrakan di pertigaan jalan kawasan objek wisata Sayangheulang.

Insiden nyaris tabrakan itu diduga disebabkan Dadang Buaya warga Kampung Cibera, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, membawa kendaraan bermotor melaju bukan di jalurnya. Lalu, Jaka melontarkan kata-kata ke Dadang "ningali atuh (lihat-lihat lah). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut