Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Torehkan Peringkat Kedua, Pemkot Madiun Sabet Penghargaan Paritrana Jatim 2024
Advertisement . Scroll to see content

Kemnaker Latih 3.000 Pekerja Korban PHK Jadi Wirausahawan Baru

Senin, 20 Juli 2020 - 19:00:00 WIB
Kemnaker Latih 3.000 Pekerja Korban PHK Jadi Wirausahawan Baru
Menaker Ida Fauziyah membuka Pembekalan Kewirausahaan (Inkubasi Bisnis In Wall) di Lembang, Bandung. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Menaker Ida, kewirausahaan menjadi salah satu konsen Kementerian Ketenagakerjaan karena jenis usaha ultramikro, mikro, dan kecil menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, yakni lebih dari 70 persen. "Jenis usaha ultramikro, mikro, dan kecil ini strategis bagi pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan,” ucapnya.

Untuk itu, Kemnaker akan terus mengembangkan berbagai program pelatihan dan melakukan sinergi dengan sejumlah stakeholders terkait untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan perluasan pasar kerja. Salah satu upaya yang dilakukannya ialah dengan memperluas kesempatan kerja (job creation) melalui program kewirausahaan.

"Kami berharap, peserta penerima program pembekalan ini dapat menjadi wirausaha yang mampu bersaing di dalam negeri maupun internasional dan mampu menyerap tenaga kerja, sehingga dapat membantu pemerintah dalam perluasan kesempatan kerja," kata Ida.

Mantan Ketua Fatayat NU itu menyatakan, hingga awal Mei 2020, data yang diterima dan terverifikasi sebanyak 1,7 juta orang korban PHK dan pekerja yang dirumahkan. Angka pengangguran diperkirakan bertambah 3-5 persen.

Dalam mengatasi persoalan tersebut, Ida menyakini, kewirausahaan dapat menjadi jawaban untuk kembali menarik banyak tenaga kerja. Kementerian Ketenagakerjaan pun disebutnya telah mendesain program kewirausahaan untuk perluasan kesempatan kerja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut