Kemnaker Latih 3.000 Pekerja Korban PHK Jadi Wirausahawan Baru
BANDUNG, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2020 menyebutkan angka pengangguran terbuka (TPT) di indonesia mencapai 4,99%, atau sebanyak 6.882.200 orang. Angka tersebut membuat permerintah Indonesia terus berupaya menekan laju pertumbuhan tingkat pengangguran, dan sudah membuahkan hasil dengan penurunan angka TPT pada tahun 2020 ini sebesar 0,02% dibanding tahun 2019.
Menteri Ketenagakerjaaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pencapaian yang dihasilkan tersebut diterjang pandemi Covid-19. Pandemi telah melumpuhkan ekonomi, sehingga membuat banyak usaha yang bergerak di sektor pariwisata, transportasi, tekstil, manufaktur, dan pangan yang berhenti atau mengurangi operasinya. Pasokan bahan baku lebih terbatas, dan di sisi lain juga terjadi penurunan permintaan pasar.
“Perusahaan besar dan usaha skala menengah banyak yang menghentikan operasinya. Jutaan pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja. Dampak Covid-19 terhadap dunia usaha ini luar biasa,” ujar Ida Fauziyah di sela-sela membuka Pembekalan Kewirausahaan (Inkubasi Bisnis In Wall) di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang, Bandung, Minggu (19/7/2020) malam.
Pembekalan kewirausahaan inkubasi bisnis bertujuan memberikan bekal dan pendampingan kepada para peserta, sehingga mampu menjadi wirausahawan yang tangguh, inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
"Inkubasi bisnis ini merupakan salah satu tahapan untuk memberdayakan wirausaha maupun calon wirausaha potensial melalui kegiatan bimbingan kewirausahaan dalam jangka waktu tertentu dan pendampingan usaha berbasis pemanfaatan sumber daya lokal yang kreatif dan inovatif," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7/2020).