Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Ponpes Darussalam Ciamis, Ganjar Pranowo: Pendidikan Vokasi Penting bagi Santri
Advertisement . Scroll to see content

Kebutuhan Tenaga Ahli Tinggi, Kemenaker Dorong Vokasi 10.000 Orang di Jabar

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:14:00 WIB
Kebutuhan Tenaga Ahli Tinggi, Kemenaker Dorong Vokasi 10.000 Orang di Jabar
Kepala BBPVP Bandung Sholahudin saat memberikan pemaparan rencana event "Semarak Bulan Pelatihan Vokasi" pada 20-21 Oktober 2023 di BBPVP Bandung. (Foto: iNews.id/Arif budianto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menargetkan ada 10.000 warga bisa mendapatkan pelatihan vokasi pada berbagai bidang keahlian. Hal itu seiring tingginya permintaan perusahaan atau industri akan tenaga ahli

"Tahun ini kami menargetkan melatih sekitar 8.000-an orang, dan akan terus meningkat menjadi 10.000 orang pada tahun 2024 mendatang," kata Kepala BBPVP Bandung Sholahudin, Selasa (17/10/2023).  

Menurut dia, ada empat bidang keahlian yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Untuk di BBPVP Bandung di antaranya keahlian bidang manufaktur, otomotif, dan teknologi informasi (IT). Selain mendapat pelatihan, masyarakat juga akan mendapatkan sertifikasi atas keahliannya. 

"Kami juga bekerja sama dengan pihak lain seperti BP2MI untuk mengirimkan peserta mendapat pelatihan di luar negeri. Total terakhir ada 200-an yang kami kirim mendapat pelatihan di beberapa negara," katanya. 

Diakuinya, saat ini tidak semua peserta pelatihan di BBPVP adalah warga Bandung. Namun ke depan pihaknya akan mendorong agar BBPVP lebih banyak dimanfaatkan warga lokal dalam meningkatkan keahliannya. Imbasnya banyaknya peserta luar daerah, menyebabkan diperlukannya biasa asrama dan lainnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut