Kasus Gas Elpiji Oplosan dan Penimbunan BBM Subsidi di Indramayu, 2 Tersangka Ditangkap
Selain itu, polisi juga mengamankan selang, regulator modifikasi, hingga segel palsu yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut.
Sementara itu, dalam kasus BBM, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial H (35) pada Kamis (9/4/2026). Pelaku membeli BBM subsidi menggunakan barcode milik orang lain. BBM jenis Pertalite dibeli secara berulang menggunakan mobil pick-up. Setelah itu, bahan bakar dipindahkan ke galon dan jerigen.
"Setelah mengisi di mobil, BBM tersebut dipindahkan ke dalam galon atau jerigen berkapasitas 15 hingga 35 liter, kemudian dijual kembali dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga subsidi," katanya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita puluhan galon dan jerigen berisi ribuan liter BBM. Selain itu, diamankan juga satu unit mobil pick-up, selang, corong, serta handphone berisi data barcode.
Kedua pelaku memanfaatkan selisih harga antara BBM dan LPG subsidi dengan non-subsidi. Praktik ini telah berlangsung cukup lama dan merugikan masyarakat.