Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Presiden Jokowi Jalani Vaksin Covid-19 Pertama di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Keliru Pahami Vaksinasi Covid-19, Simak Penjelasan Lengkap Epidemiolog 

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:15:00 WIB
Jangan Keliru Pahami Vaksinasi Covid-19, Simak Penjelasan Lengkap Epidemiolog 
ilustrasi
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Panji, masih ada pandangan keliru di masyarakat bahwa vaksin dapat membentuk kekebalan kelompok dalam waktu cepat. Lebih keliru lagi, vaksin disamakan dengan obat yang dapat menyembuhkan penyakit Covid-19.

"Kekebalan kelompok paling tidak butuh waktu setahun dari sekarang karena harus mencakup 70 persen penduduk," sebutnya.

Menurut dia, kekebalan kelompok tergantung dari tiga keadaan. Pertama, seberapa tinggi penularan setelah vaksinasi.

"Vaksin dapat mencegah sakit, tapi tidak mencegah penularan. Kalau penularan (masif) terjadi, herd immunity tidak akan terjadi," tuturnya.

Terkait pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyatakan bahwa efikasi Vaksin Sinovac 65,3 persen, Panji menekankan bahwa efikasi berbeda dengan efektivitas karena efikasi diukur pada tingkat uji klinis. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut