Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Langgar Jam Operasional selama PPKM, Tempat Usaha di KBB Diancam Denda Rp500.000
Advertisement . Scroll to see content

Lama Tidak Dinas, Bupati Bandung Barat dan Istri Dinyatakan Positif Covid-19

Rabu, 13 Januari 2021 - 11:15:00 WIB
Lama Tidak Dinas, Bupati Bandung Barat dan Istri Dinyatakan Positif Covid-19
Sekretaris Daerah Pemda KBB Asep Sodikin didampingi Kadinkes Hernawan Widjajanto saar mengumumkan kondisi Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang positif terpapar Covid-19, Rabu (13/1/2021). (Foto: Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sekian lama tidak melaksanakan aktivitas kedinasan, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dinyatakan positif Covid-19. Bahkan sang istri, Yuyun Nuningsih juga ikut terpapar sehingga keduanya hingga kini harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

"Menyikapi isu yang beredar belakangan ini, banyak yang mempertanyakan Pa Bupati. Saya sudah berkomunikasi dan diizinkan untuk menyampaikan, kalau Pa Bupati dan istri positif Covid-19," terang Sekretaris Daerah Pemda KBB, Asep Sodikin dalam keterangan resminya ke wartawan, Rabu (13/1/2021).

Asep menyebutkan, bupati dan istri dinyatakan positif berdasarkan tes PCR. Hari ini adalah hari ke-12 bupati beserta istri terpapar Covid-19. Kabar baiknya kondisinya sudah mulai pulih karena masa kritis hari ke-5 sampai ke-7 sudah lewat. Namun kondisinya terus dipantau perkembangan kesehariannya untuk dilakukan tes PCR kedua. 

Saat ini, lanjut dia, proses recovery sedang dilakukan termasuk akan melakukan terapi plasma dari orang yang pernah terpapar Covid-19 dan sudah sehat. Sejauh ini sudah ada dengan pendonor yang memiliki kesesuaian dengan golongan darahnya. Sehingga ketika sudah dinyatakan sehat maka rencana tersebut bisa dilakukan. 

Disinggung soal aktivitas kedinasan bupati, Asep menyebutkan, tidak ada yang terganggu karena beberapa bisa ditangani. Pembahasan APBD juga sudah beres dan kini sedang penyusunan DPA sehingga domainnya ada di TAPD jadi tidak melibatkan bupati. Namun untuk rencana penyuntikan vaksin Covid-19 bagi pejabat kemungkinan tidak bisa mengikuti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut