Ini Efek Jangka Panjang yang Dialami Mantan Pasien Positif Covid-19
“Beberapa jenis adenovirus kadang-kadang dapat menyebabkan gagal pernapasan dan bahkan gagal ginjal, dan kami telah melihat beberapa kasus membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih,” ucap Dr Kurup.
Dia mengatakan, para dokter di Singapura saat ini sedang memeriksa beberapa pasien yang telah pulih dari Covid-19, tetapi masih mengalami masalah pernapasan.
Sementara, konsultan senior penyakit menular di Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura Profesor Dale Fisher meyakini ada long Covid atau gejala yang dialami mantan pasien Covid-19 dalam waktu lama.
“Saya percaya bahwa apa yang disebut ‘Covid jangka panjang’ itu memang ada. Akan tetapi, sulit untuk mengklaim semua gejala itu sepenuhnya kepada Covid-19 secara khusus, tanpa penelitian lebih lanjut,” ucapnya.
Dia menuturkan, kecemasan, depresi, serta gangguan tidur saat ini lebih umum dirasakan, bahkan pada orang-orang tanpa Covid-19 sekalipun. Akan tetapi, temuan-temuan objektif seperti perubahan hasil pemeriksaan radiologis pada dada, dan penurunan fungsi ginjal itu sulit untuk diperdebatkan, jika bukan akibat Covid. “Tapi pengaruhnya untuk jangka waktu lebih lama masih belum diketahui,” kata Fisher.
“Saya tidak mengerti, mengapa banyak orang lebih khawatir dengan vaksin dibandingkan dengan mengkhawatirkan Covid-19 itu sendiri. Padahal, ada risiko efek jangka panjang (ketika sudah terinfeksi) Covid-19, yaitu kelelahan, sesak napas, gangguan tidur, kecemasan, depresi, kerusakan ginjal, dan paru-paru yang terluka,” ujarnya.
Editor: Agus Warsudi