Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yosef dan Mimin 13 Kali Diperiksa soal Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Dicecar Belasan Pertanyaan
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dampak Lamanya Proses Penyelidikan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Jumat, 01 Oktober 2021 - 08:04:00 WIB
Ini Dampak Lamanya Proses Penyelidikan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang
Tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Subang. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Ditanya tentang dugaan penyebab sehingga kasus Subang menjadi sulit diungkap, Prof Nandang menuturkan, karena tidak adanya saksi yang mengalami atau saksi fakta yang mengetahui peristiwa tersebut. "Polisi baru bisa menentukan tersangka atas satu peristiwa pidana setelah memiliki dua alat bukti," ujar Nandang.

Sementara itu, Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef, mengatakan, mewakili Yosef dan keluarganya, berkeinginan polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan keji tersebut.

Keluarga Yosef pun tak ingin beropini lain. Karena proses pengungkapan kasus tersebut pun sepenuhnya pihaknya serahkan ke kepolisian. "Kami justru berharap sekali sesegera mungkin pelakunya ditangkap agar tidak menjadi fitnah berkepanjangan kepada Pak Yosef," kata Rohman.

Sejauh ini, ujar Rohman, Yosef telah menjalani 13 kali pemeriksaan penyidik. Yosef merupakan saksi yang paling sering diperiksa oleh polisi dibandingkan saksi-saksi lain.

Pada pemeriksaan Rabu hingga Kamis (29-30/9/2021), Yosef dikonfirmasi terkait kapan terakhir kali berkomunikasi dengan Tuti dan Amelia. Selain itu, Yosef juga dikonfirmasi lagi perihal detail saat dirinya datang ke TKP pertama kali.

"Sejauh ini kita terus kooperatif dengan pihak kepolisian ya, udah berapa kali di BAP juga keterangannya sama, tidak berubah," kata Rohman, Kamis (30/9/2021).

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut