Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Jukir di Makassar Dibacok 2 Pemuda gegara Tersinggung Masalah Bensin
Advertisement . Scroll to see content

Kadus di Purbalingga Tewas Dibacok saat Semprot Tanaman di Kebun

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26:00 WIB
Kadus di Purbalingga Tewas Dibacok saat Semprot Tanaman di Kebun
Ilustrasi polisi melakukan olah TKP pembunuhan kepala dusun di Purbalingga (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PURBALINGGA, iNews.id – Peristiwa berdarah yang menewaskan seorang perangkat desa menggemparkan warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kepala Dusun (Kadus) III Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, berinisial S (57), tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembacokan brutal, Kamis (11/6/2026). 

Korban diserang secara mendadak menggunakan senjata tajam saat sedang bekerja seorang diri di kebunnya. Mengetahui kejadian tersebut, jajaran Satreskrim Polres Purbalingga bergerak cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku berinisial SR (48) sesaat setelah aksi penganiayaan terjadi. 

Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, membeberkan bahwa insiden berdarah itu terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Sebelum kejadian, korban diketahui sedang beraktivitas normal seperti biasa di ladang miliknya. 

“Korban S sedang menyemprot tanaman di kebunnya seorang diri. Tiba-tiba korban terkapar dengan luka parah di sekujur tubuh,” katanya dilansir dari iNews Purwokerto.

Warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan korban ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika Purbalingga untuk mendapatkan pertolongan darurat. Namun, akibat pendarahan hebat, nyawa sang perangkat desa tidak berhasil diselamatkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sabetan senjata tajam yang sangat fatal. Luka paling serius dan dalam ditemukan pada bagian kepala serta area leher korban. 

Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto mengatakan, saat ini pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan untuk diinterogasi. "Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif," kata AKP Siswanto.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut