Gegara Pandemi Berhenti Beroperasi, Usaha Spa di Bandung Terancam Gulung Tikar
Barli menuturkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar Pemkot Bandung segera mengeluarkan izin operasional usaha spa, termasuk menyiapkan bahan presentasi untuk meyakinkan Pemkot Bandung bahwa para pelaku usaha spa sudah siap menerapkan protokol kesehatan.
"Sejak tiga bulan lalu, kami terus berupaya. Bahkan, kami sudah mengajukan presentasi untuk meyakinkan Pemkot Bandung. Namun, Pemkot Bandung sama sekali belum merespons," tutur Barli.
Para pengusaha spa di Kota Bandung, kata dia, bakal terus berupaya meyakinkan Pemkot Bandung melalui cara-cara prosedural. Namun, jika Pemkot Bandung tak kunjung memberikan respons positif, setidaknya hingga pekan depan, pengusaha spa angkat tangan.
"Kami sudah berusaha agar persoalan ini diselesaikan cukup melalui cara-cara prosedural. Namun, jika sampai pekan depan tak kunjung direspons, saya kira bakal sulit membendung mereka (pelaku usaha spa dan pekerjanya) untuk berunjuk rasa," kata dia.
Barli mengemukakan, berdasarkan catatan, terdapat 50 usaha spa di Kota Bandung yang rata-rata mempekerjakan 100 pegawai. Artinya, ada sekitar 5.000 pekerja yang terpaksa dirumahkan.