Gegara Pandemi Berhenti Beroperasi, Usaha Spa di Bandung Terancam Gulung Tikar
Jika dilihat dari sektor pajak, ujar Barli, usaha spa menyumbang sekitar 25 persen dari pendapatan. Setiap usaha spa memiliki pendapatan sekitar Rp100 juta per bulan. "Artinyan, satu usaha spa menyumbang PAD (pendapatan asli daerah) Kota Bandung sebesar Rp25 juta per bulan," ujar Barli.
Selain menimbulkan dampak ekonomi bagi pelaku usaha dan pekerja, tutur dia, penutupan usaha spa di Kota Bandung juga berdampak terhadap maraknya layanan pijat online.
"Melalui media sosial, pijat online ini sekarang marak di Kota Bandung. Mereka menjadikan hotel, apartemen sebagai tempatnya yang justru tidak terkontrol protokol kesehatannya," tutur dia.
"Ini harus ada respons secepatnya dari Pemkot Bandung. Di Jambi, Palembang, bahkan Bekasi dan Bogor itu spa sudah buka. Kota Bandung belum," kata Barli.
Editor: Agus Warsudi