Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guru Ngaji Cabul di Samarang Garut Ngaku Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Kecil
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Penyakit Seksual, Bocah Korban Pencabulan Guru Ngaji di Garut Dites Darah dan Urine

Jumat, 02 Juni 2023 - 18:19:00 WIB
Cegah Penyakit Seksual, Bocah Korban Pencabulan Guru Ngaji di Garut Dites Darah dan Urine
Sejumlah bocah korban pencabulan di Garut dites urine dan darah untuk memastikan tertular penyakit seksual atau tidak. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

"Jangan sampai si korban diolok-olok atau dibully di sekolahnya. Pelaku boleh saja diekspos atau diapa saja, tapi anak tolong dilindungi dan dirahasiakan," ungkapnya. 

Seperti diketahui, perbuatan cabul yang dilakukan AS rata-rata menciumi bibir dan pipi, meraba-raba para korban, hingga memainkan serta menggesekan kemaluannya pada pantat korban. Mirisnya lagi, perbuatan itu disaksikan oleh anak-anak lain yang juga menjadi korban AS, di rumahnya kawasan Desa Sirnasari, Kecamatan Samarang.

"Belum diketahui apakah ada penetrasi atau tidak, karena kami masih menunggu hasil visum," ucap Kasat Reskrim Polres Garut AK Deni Nurcahyadi. 

Untuk memuluskan aksinya, AS mengiming-imingi para korban sejumlah uang mulai nominal Rp2.000 hingga Rp5.000, serta memperbolehkan mereka meminjam handphone miliknya. 

"Tersangka melarang korban memberitahukan perbuatan cabul itu kepada siapapun, dia mengancam akan mengincar siapa saja yang membocorkan perbuatannya," katanya. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut