Bawaslu Jabar Kerahkan 38.000 Personel Awasi Pilkada Serentak 2020
Jelang hari tenang yang akan dimulai Minggu (6/12/2020) besok, tutur Abdullah, seluruh personel pengawas akan diterjunkan untuk melakukan patroli pengawasan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan, seperti politik uang, kampanye hitam, dan berbagai potensi kerawanan lainnya.
"Berdasarkan peta kerawanan yang telah kami buat, potensi kerawanan seperti itu masih sangat berpotensi terjadi di hari tenang besok. Makanya, kita terjunkan personel untuk berpatroli di hari tenang," tutur Abdullah.
Tidak hanya itu, Bawaslu Jabar pun meningkatkan pengawasan, terutama dalam penerapan protokol kesehatan oleh penyelenggara pilkada hingga pemilih, termasuk penerapan protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan, 9 Desember mendatang.
"Oleh karenanya, kami mengimbau masyarakat sebagai pemilih tak perlu khawatir memberikan hak suaranya. Kami pastikan, seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan baik," katanya.
Diketahui, Pilkada Serentak 2020 akan digelar di delapan kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.