9 Masjid di Bandung, Jejak Syiar Islam di Dataran Tinggi Priangan
Luas dan tinggi lantai salat dihiasi 27 relung terbuat dari relief tembaga yang ditempa halus oleh tangan-tangan terampil para perajin. Relief berupa motif batik ini mewakili tiap kota dan kabupaten yang sekaligus mengekspresikan kekayaan seni budaya masyarakat Jawa Barat.
Di lantai dasar atau ma’rodh Masjid Raya Al Jabbar terdapat museum sejarah Rasulullah SAW, perkembangan Islam di tanah air, dan Jawa Barat. Hal ini menjadikan Masjid Raya Al Jabbar sebagai satu-satunya masjid di Indonesia yang memiliki pusat edukasi berupa museum dengan penggunaan teknologi digital terkini.
Fungsi Masjid Raya Al jabbar selain sebagai tempat ibadah, juga pusat edukasi, dan wisata religi. Sejak diresmikan pada 30 Oktober 2022, Masjid Raya Al Jabbar tidak pernah sepi dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Masjid Raya Bandung atau Masjid Agung Bandung berlokasi strategis di pusat kota, tepatnya Jalan Asia Afrika. Masjid ini berstatus masjid milik Pemprov Jabar. Masjid Agung Bandung dibangun pada 1812 atau bersamaan dengan perpindahan pusat pemerintahan Bandung dari Krapyak di Dayeuhkolot ke Dalem Kaum.
Sejak didirikan hingga saat ini, Masjid Agung Bandung telah mengalami belasan kali perombakan. Yaitu, 8 kali pada abad ke-19 dan 5 kali pada abad 20. Renovasi terakhir dilakukan pada 2001 sampai peresmian Masjid Raya Bandung pada 4 Juni 2003 oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, HR Nuriana.