8 Mitos Suku Sunda, Nomor 7 Paling Sering Dilanggar
BANDUNG, iNews.id - Mitos Suku Sunda sudah ada sejak dahulu, baik dalam bentuk ucapan atau perilaku. Mitos yang berkembang pesat di tengah masyarakat tersebut berupa larangan, tabu atau pamali.
Motos ini erat kaitannya dengan prinsip orang Sunda pada umumnya, yaitu tarapti (tertib), siloka (tidak membuat orang tersinggung), someah (berperilaku sopan terhadap orang lain) dan handap asor (merendah).
Meskipun sebagian ada yang berpendapat bahwa pamali hanyalah mitos belaka untuk menakut-nakuti anak agar nurut terhadap orang tua. Namun jika ditelisik lebih dalam sebenarnya pamali bertujuan untuk kebaikan yang ada hubungannya dengan sebab akibat.
Mitos Suku Sunda yang pertama yaitu dilarang untuk memotong kuku malam hari (ulah neukteukan kuku ti peuting), sebab nanti akan ada yang sakit atau meninggal.
Perlu kita perhatikan bahwa pamali muncul saat itu kala daerah-daerah Sunda masih memiliki keterbatasan fasilitas, misalnya penerangan yang tidak merata dan seadanya.