RSUP Sanglah Buka Layanan Konseling untuk Warga Bali yang Dilanda Cemas Wabah Corona
Meski tidak ada batasan jumlah pasien untuk konseling, namun waktu konsultasi dibatasi hingga pukul 19.00 Wita.
Menurutnya, kasus yang telah ditangani selama ini masih dalam kategori kecemasan ringan hingga sedang.
"Kondisi seperti ini bisa dipahami sebagai reaksi psikis yang menyertai munculnya wabah. Belum sampai mengganggu aktivitas masyarakat dan masih bisa didampingi lewat konsultasi seperti yang kami lakukan sekarang ini," katanya.
Adapun keluhan kecemasan yang diterima biasanya disertai dengan gejala seperti batuk, flu, jantung berdebar, badan terasa agak demam tetapi tidak menetap. Namun demikian, ada juga warga yang berkeinginan pergi ke dokter untuk memeriksakan diri tapi takut tertular.
Sedangkan rentang usia yang melakukan konseling juga beragam mulai dari remaja belasan tahun.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat dari Satgas Psikolog Klinis wilayah Bali yang juga akan melakukan konseling via WhatsApp.
"Untuk di Bali sendiri organisasi profesi Psikolog Klinis (IPK Indonesia) wilayah Bali juga mengadakan layanan konseling via WA untuk masyarakat. Selain sosialisasi di media sosial tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di saat pandemi ini," katanya.
Editor: Reza Yunanto