Sejumlah Tokoh Serukan Tim Pencari Fakta Dibentuk Usut Tuntas Kasus Air Keras Andrie Yunus
Mereka menyebutkan, generasi muda Indonesia adalah saksi sekaligus pelaku sejarah berikutnya dan tidak hanya menunggu perubahan. Menurut mereka, generasi muda menolak kehilangan harapan meski berkali-kali menyaksikan kekerasan.
Mereka menambahkan, masa depan Indonesia bukan hanya tentang investasi dan infrastruktur. Masa depan bangsa ketika Indonesia tetap ada, terlindungi martabat dan kemanusiaannya, dan kala generasi muda tumbuh tanpa dibayangi ancaman kekerasan.
"Malam kekerasan yang dialami Andrie Yunus hendaknya diikuti oleh keberanian kolektif untuk membela kemanusiaan. Dari keberanian Andrie Yunus dan ribuan anak muda lainnya yang berani bermimpi dan bersuara, masa depan Indonesia yang adil dan beradab sedang dipahat, perlahan tapi pasti," katanya.
Diketahui, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam.
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.