Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Desak Kemenhaj Kawal Pemulihan Hak 3.550 Korban Penipuan Haji Rp116,7 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Lempar Jumrah dalam Ibadah Haji, Awalnya Dilakukan Nabi Ibrahim untuk Usir Iblis

Senin, 26 Juni 2023 - 13:30:00 WIB
Sejarah Lempar Jumrah dalam Ibadah Haji, Awalnya Dilakukan Nabi Ibrahim untuk Usir Iblis
Sejarah Lempar Jumrah
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lempar jumrah merupakan salah satu rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Setelah melakukan wukuf di Arafah serta mabit di Muzdalifah, selanjutnya jamaah haji akan melempar jumrah ula, wustha, serta aqabah.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga hari tasyrik, yaitu 10-13 Dzulhijjah di Mina. Melempar jumrah mempunyai filosofi sebagai lambang melontar iblis yang menjadi musuh manusia.

Sejarah Lempar Jumrah

Sejarah lempar jumrah sudah ada sejak Nabi Ibrahim AS. Saat itu, Nabi Ibrahim ingin mengikuti perintah Allah SWR yang meminta untuk menyembelih Nabi Ismail.

Tetapi niat dan upayanya terus dihalangi-halangi oleh Iblis. Dengan keyakinan serta ketakwaan kepada Allah, Nabi Ibrahim akhirnya dapat melakukan perintah tersebut.
 
Nabi Ibrahim mengetahui tujuan Iblis adalah sebagai upaya untuk melanggar perintah Allah SWT. Nabi Ibrahim kemudian mengambil tujuh batu kerikil serta melemparnya ke Iblis. Kegiatan ini disebut Jumrah Ula.

Iblis yang tidak berhasil memengaruhi Nabi Ibrahim kemudian datang membujuk Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim. Siti Hajar dipengaruhi Iblis dengan perhitungan bahwa seorang ibu pasti tidak akan membiarkan buah hatinya disembelih.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut