Rismon Sianipar Disebut Sempat Ajukan Gugatan ke KIP Sebelum Sodorkan Restorative Justice
Setelah sidang tersebut, Luke menyebut dirinya bersama Rismon makan siang bersama di kantin KIP. Dalam momen tersebut, Rismon menyatakan tidak ingin menerima permintaan wawancara oleh media.
"Dia mengatakan karena ada permintaan dari media lain untuk wawancara kemudian Bang Rismon bilang "lagi bulan puasa saya ga perlu ini-ini, nanti lah setelah lebaran". dan setelah itu dia juga sempat mengatakan "Kalau saya Rismon ini siapa sih, kalau saya meninggal negara masih baik-baik saja, tapi kalau presiden meninggal siapa yang menggantikan?"," kata dia.
Setelah itu, Luke mengatakan bahwa dirinya bersama Rismon berpisah, di mana dia mengikuti sidang lanjutan yang diajukan Bonatua Silalahi di KIP, sementara Rismon bersama pengacaranya Jahmada Girsang ke Polda Metro Jaya. Dia pun mengaku sama sekali tidak menyangka Rismon akan mengajukan Restorative Justice terkait kasus ijazah Jokowi.
"Enggak (menyangka) sama sekali," ucapnya.
Sebelumnya, Rismon mengaku siap dihina, dicerca dan dicap sebagai pengkhianat terkait temuan terbarunya soal keaslian ijazah Jokowi. Rismon mengaku dirinya juga merasa tersakiti terhadap temuannya sendiri.
"Tapi, penelitian adalah penelitian. Yang bisa menguji penelitian adalah hasil penelitiannya. Baik orangnya, atau orang lain. Ya sudah, saya sampaikan itu kepada penyidik sekitar seminggu yang lalu," kata ahli forensik digital itu usai sowan ke Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Kamis (12/3/2026) petang.