Pengamat Intelijen Bongkar 3 Skenario AS Lawan Iran, Singgung Opsi Paling Realistis
JAKARTA, iNews.id - Pengamat intelijen Marsda TNI (Purn) Prayitno Ramelan mengungkapkan tiga skenario Amerika Serikat (AS) menentukan langkah strategis dalam perang melawan Iran. Dia menilai Presiden AS Donald Trump akan memilih salah satu dari tiga skenario tersebut untuk menentukan langkah Negeri Paman Sam ke depan.
Menurut dia, tiga opsi yang ada masing-masing memiliki konsekuensi besar terhadap stabilitas regional maupun global.
“Presiden (Donald Trump) diperkirakan akan memilih salah satu dari tiga jalur,” ujar Prayitno dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).
Prayitno menjelaskan, skenario pertama adalah jalur diplomasi kompromi dengan probabilitas sedang. Dia mengatakan Trump akan mengirim utusan khusus ke Teheran untuk menawarkan negosiasi tanpa prasyarat kepada Iran.
Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran
“Mengirim utusan khusus ke Tehran melalui mediator Oman atau Swiss. Amerika mungkin menawarkan negosiasi tanpa prasyarat yang secara implisit mengakui legitimasi pemerintahan baru Iran," kata dia.
Menurut Prayitno, opsi pertama ini dapat mengurangi eskalasi perang sekaligus mengamankan pasar. Namun, banyak pihak akan menganggap negosiasi ini menjadi akhir dari dominasi AS di Timur Tengah sekaligus memicu kemarahan Israel.
Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia