Pegadaian Pilih Skema Kolaborasi untuk Pengembangan AI, Masih Bayar Lisensi Meta
“Transaksi digital yang pending masih menjadi salah satu pengaduan yang sering kami terima,” ujarnya.
Tantangan Ketergantungan Teknologi
Ketergantungan pada pihak ketiga dan sistem eksternal seperti Meta juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan AI. Selain aspek biaya, Pegadaian perlu memastikan integrasi sistem berjalan optimal tanpa mengganggu operasional layanan.
Di sisi lain, penggunaan teknologi dari pihak luar juga menuntut kesiapan internal perusahaan, termasuk dalam hal sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung.
Meski demikian, Rivaldi menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pegadaian dalam mempercepat transformasi digital. Ke depan, Pegadaian akan terus mengevaluasi skema investasi AI yang digunakan, termasuk kemungkinan penguatan kapasitas internal agar tidak sepenuhnya bergantung pada pihak ketiga.
Transformasi digital berbasis AI dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Dengan strategi tersebut, Pegadaian berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Langkah investasi AI ini sekaligus menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya fokus pada bisnis konvensional, tetapi juga berupaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, keberhasilan implementasinya akan sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola kolaborasi teknologi serta meminimalkan kendala yang masih terjadi di lapangan.
Editor: Maria Christina