Pegadaian Pilih Skema Kolaborasi untuk Pengembangan AI, Masih Bayar Lisensi Meta
Meski belum merinci nilai investasi secara pasti, Rivaldi mengakui bahwa pengembangan AI membutuhkan biaya yang cukup besar, baik untuk pengembangan sistem maupun integrasi teknologi.
“Nilai investasinya memang ada, tetapi untuk detailnya kami masih perlu cek lebih lanjut,” katanya.
Dorong Efisiensi Layanan
Penggunaan AI di Pegadaian diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, khususnya dalam menangani transaksi digital dan interaksi dengan nasabah. Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat proses serta mengurangi potensi kendala operasional.
Namun demikian, implementasi AI juga masih menghadapi tantangan, terutama terkait stabilitas sistem digital yang berdampak langsung pada pengalaman nasabah.
Rivaldi menyebutkan, salah satu keluhan yang masih sering muncul adalah transaksi digital yang mengalami pending. Hal ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan kepercayaan nasabah terhadap layanan berbasis teknologi.