Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Salah Kompres! Ini Cara Tepat Jemaah Haji Cegah Heatstroke saat Wukuf
Advertisement . Scroll to see content

Pengamanan Haji 2026 Diperketat, Arab Saudi Gunakan Teknologi Modern dan AI

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:16:00 WIB
Pengamanan Haji 2026 Diperketat, Arab Saudi Gunakan Teknologi Modern dan AI
Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, yang melaporkan langsung dari Makkah, mengatakan pemerintah Arab Saudi memperketat pengamanan ibadah haji tahun ini. (iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MAKKAH, iNews.id – Pemerintah Arab Saudi memperketat pengamanan dan pengaturan pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 dengan mengerahkan teknologi modern hingga sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Langkah ini untuk memastikan pelaksanaan haji berjalan lebih aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Sistem AI digunakan untuk memantau arus kendaraan serta kepadatan jemaah secara real time di sejumlah titik utama menuju kawasan suci, seperti Mina, Arafah, Muzdalifah, dan Masjidil Haram. Teknologi tersebut membantu petugas memetakan pergerakan jemaah sekaligus mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.

Pemerintah Saudi juga memperketat pengawasan terhadap jemaah ilegal yang mencoba memasuki Kota Makkah tanpa izin resmi. Tahun ini, otoritas Saudi mengungkap sebanyak 7.733 pelanggar aturan residensi, ketenagakerjaan, dan keamanan perbatasan yang berupaya masuk ke Makkah secara ilegal.

Setiap orang yang tertangkap melaksanakan atau mencoba berhaji tanpa izin akan dikenai denda hingga 20.000 riyal atau sekitar Rp100 juta. Selain itu, pelanggar juga terancam dideportasi dan dilarang memasuki Arab Saudi selama 10 tahun.

Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, yang melaporkan langsung dari Makkah, mengatakan pemerintah Arab Saudi tahun ini menerapkan aturan yang jauh lebih ketat dibandingkan dengan penyelenggaraan haji beberapa tahun lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut