Nadiem Ngaku Dilema saat Ditawari Jadi Mendikbud: Hampir Semua Kolega Sarankan Tolak
"Mereka pun menyampaikan bahwa orang yang berpegang pada prinsip lurus sering kali menemui hambatan dalam birokrasi dan bahwa tanpa dukungan partai politik, posisi seorang menteri akan rentan dari berbagai arah," imbuhnya.
Pada akhirnya, Nadiem menerima tawaran tersebut setelah mempertimbangkan masukan-masukan yang diterima dengan alasan mengabdi kepada negara. Sebab, dia pernah melayangkan kritik atas sistem pendidikan tanah air yang ketinggalan dari laju perubahan industri y.
"Pertanyaan dalam batin saya menjadi sederhana, dengan dasar apa saya menolak? Bagi saya, menolak panggilan tersebut berarti saya hanya berani menyampaikan kritik kepada sistem pendidikan tanpa kesediaan untuk bergerak nyata di dalamnya," ujarnya.
"Saat itu saya percaya bahwa krisis pendidikan di Indonesia sudah masuk tahap kritis. Dan kalau tidak ada perubahan besar, jutaan anak akan lulus sekolah tanpa kemampuan menghadapi ekonomi baru yang berubah begitu pesat," tutur dia.
Selaku pendiri Gojek, Nadiem sempat beberapa kali bertemu dengan Jokowi untuk berdiskusi dan memberikan masukan mengenai masa depan teknologi di Indonesia.