Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ungkit Kisah Nabi Muhammad, Menag Sebut Pemberian Tulus Tak Selalu Disebut Gratifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:46:00 WIB
Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan
Menag Nasaruddin Umar. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai Pindapata menjadi pelajaran penting tentang kesederhanaan, kebijaksanaan, dan kepedulian antarsesama di tengah kehidupan modern yang serba cepat. Hal itu diungkapkan Nasaruddin saat memberikan sambutan di acara Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026). 

Dia mengatakan, tradisi para bhikkhu berjalan dalam keheningan bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan refleksi kehidupan tentang makna memberi dan melepaskan.

“Pindapata bukanlah sekadar menerima dana makanan. Ia adalah perjumpaan batin antara yang memberi dan yang menerima,” kata Nasaruddin.

Dia mengatakan, tradisi berdana mengajarkan umat untuk melembutkan hati dan memahami kebesaran manusia tidak ditentukan oleh apa yang dimiliki, melainkan oleh apa yang mampu dilepaskan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut