KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri
JAKARTA, iNews.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia menguraikan 20 poin rencana perdamaian Gaza yang disusun Board of Peace (BoP). Rencana tersebut menjadi dasar kesediaan Indonesia untuk bergabung dalam inisiatif perdamaian tersebut.
Ulta meminta publik menilai dokumen rencana perdamaian tersebut secara objektif dan membaca setiap poin secara menyeluruh sebelum memberikan penilaian.
"Dalam menilai sesuatu, menganalisis dan memberikan judgement, kita harus benar-benar objektif. Hati-hati melihat dari semua sisi dan membaca secara detail apa yang sedang ingin kita analisa," ujar Ulta, dikutip Minggu (8/3/2026).
Dia juga menepis anggapan bahwa BoP tidak berpihak pada kepentingan Palestina. Dalam poin nomor 9 rencana tersebut, Gaza disebut akan berada di bawah pemerintahan transisi yang dipimpin Komite Palestina.
Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace
Sementara itu pada poin nomor 16, disebutkan bahwa Gaza tidak akan dikuasai oleh Israel. Bahkan Israel ditekan untuk meninggalkan wilayah tersebut.