Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Terlalu Banyak Kekayaan Negara Dicuri, Saya Tak akan Ragu Lawan Korupsi!
Advertisement . Scroll to see content

KPK Panggil Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisutta terkait Kasus Pembangunan Gerai Retail

Senin, 08 Agustus 2022 - 12:14:00 WIB
KPK Panggil Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisutta terkait Kasus Pembangunan Gerai Retail
KPK rekrut ribuan guru dan kepala menjadi penyuluh antikorupsi. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta, hari ini. Sedianya, Ely bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail di Ambon.

Selain Ely, penyidik juga memanggil 12 saksi lainnya yakni, Anggota DPRD Ambon Everd H Kermite, Pemilik Rumah Makan Sari Gurih Martha Tanihaha, Kadiskominfo Ambon Joy Reinier Adriawan, pihak swasta Grivandro Louhenapessy, Kepala UPTD Parkir Kota Ambon Izaac Jusak Said.

Kemudian, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Rolex Segfried De Fretes,  Kepala BPKAD Ambon, Apries Gaspezs; Kadis Perindag Ambon Sirjohn Slarmanat,  Kadis Kesehatan Wendy Pelupessy, Kepala Bappeda Enrico R Matitaputty, PNS, Hervianto; serta Pemilik Toko Buku NN Sieto Nini Bachry.

"Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Kantor Markas Komando Satuan Brimob Polda Maluku, Jalan Jenderal Sudirman, Tantui, Sirimau, Kota Ambon, Maluku," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (8/8/2022).

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (RL) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail atau gerai  di wilayahnya. Richard Louhenapessy juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut