Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhut Usut Kematian 2 Gajah di Bengkulu, Libatkan Tim Gabungan
Advertisement . Scroll to see content

Harimau Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Usut Dugaan Pelanggaran Hukum

Sabtu, 02 Mei 2026 - 18:59:00 WIB
Harimau Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Usut Dugaan Pelanggaran Hukum
Kemenhut turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran hukum terkait harimau sumatra yang ditemukan mati di Bengkulu. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) turun tangan mengusut penemuan bangkai harimau sumatra di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Pengusutan dilakukan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya pelanggaran hukum terkait kematian satwa liar yang dilindungi tersebut.

"Tim di lapangan tengah melakukan penanganan dan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).

Dia menjelaskan, pendalaman penyebab kematian akan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu dengan metode nekropsi atau prosedur bedah bangkai hewan. Menurutnya, penelusuran penyebab kematian ini merupakan perhatian serius untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang mengancam kehidupan spesies kunci.

"Kami menaruh perhatian serius terhadap setiap kejadian yang melibatkan satwa dilindungi, khususnya Harimau Sumatera sebagai spesies kunci," lanjut dia.

Adapun bangkai harimau Panthera tigris sumatrea itu awalnya ditemukan oleh masyarakat pada Kamis (30/4/2026). Saat ditemukan, harimau malang itu berada di sekitar aliran genangan.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, satwa tersebut merupakan harimau jantan. Bangkai ditemukan dalam kondisi utuh.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut