Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Ngaku Sedih Batal Berangkat Haji Tahun Ini
Advertisement . Scroll to see content

Haji Wada: Pengertian, Tata Cara dan Sejarahnya

Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:55:00 WIB
Haji Wada: Pengertian, Tata Cara dan Sejarahnya
Haji Wada
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Ahmad Sarwat, Lc dalam bukunya yang berjudul ‘Ensiklopedia Fiqih Indonesia: Haji & Umrah’, pelaksanaan ibadah haji yang dilakukan Rasulullah SAW tersebut merupakan penanda puncak keberhasilan dakwah yang beliau lakukan. Dalam momen tersebut, Rasulullah SAW pun menyampaikan nasihat dan wasiat terakhirnya. 

  • Sejarah Haji Wada

Pada bulan Zulqa’dah tahun 10 Hijriyah, Rasulullah SAW dan para sahabatnya mempersiapkan diri untuk menunaikan haji ke Makkah. Berita ini terdengar oleh kaum Muslimin di sekitar Madinah, yang kemudian turut mengikuti perjalanan dan bertalbiyah bersama Rasulullah. Disebutkan dalam buku Syaikh Hanafi AL-Mahlawi berjudul Hari-Hari Allah; Momen-Momen Bersejarah yang Allah Muliakan, jumlah kaum Muslimin yang mengikuti ibadah haji saat itu sebanyak 90.000 orang. Namun, ada pula yang berpendapat jumlahnya mencapai 104.000 orang.

Rombongan tersebut mengambil miqat di Dzul Hulaifah, yang letaknya 11 kilometer sebelah selatan Madinah. Setiba di Tanah Haram pada tanggal 4 Zulqa’dah, Rasulullah SAW bergegas menuju Kakbah untuk kemudian menunaikan ibadah haji.

Rasulullah SAW menunjukkan kepada seluruh Muslim yang hadir saat itu tata cara melaksanakan ibadah haji serta sunnah-sunnahnya secara terperinci. 

Selain itu, beliau juga menyampaikan beberapa kali khutbah berisi penjelasan dan nasihat. Di kesempatan terakhir, Rasulullah SAW menyampaikan kalimat perpisahan. Beliau berkata,

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut