Diminta JK Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi Blak-blakan Bilang Begini
"Serahkan pada proses hukum yang ada, mestinya yang menuduh (ijazah palsu) itu yang membuktikan, bukan saya yang disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan menyuruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu," katanya.
Ferdinand Sebut Jokowi Tak Berani Bawa Kasus Pencemaran Nama Baik ke Pengadilan
Terkait langkah Jusuf Kalla yang melaporkan pihak tertentu ke polisi, Jokowi menilai hal tersebut sebagai langkah yang baik. Dia menanggapi laporan terhadap Rismon Sianipar sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati.
Namun, saat ditanya soal dugaan adanya “orang besar” di balik isu ijazah palsu, Jokowi memilih tidak berspekulasi.
Isu Rp20 Miliar untuk RJ Kasus Ijazah Palsu, Peradi Bersatu: Jokowi Tak Pernah Menawarkan
"Jadi ini sama, serahkan ke proses hukum," ujarnya.
Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu berharap kasus ini segera naik ke tahap persidangan. Menurutnya, perkara yang sudah berjalan hampir 1 tahun tersebut seharusnya segera dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke pengadilan.
Cerita Rustam Effendi Bercanda Minta Rp20 M buat RJ: Apa Salahnya Bohongin Orangnya Jokowi
Di persidangan nanti, Jokowi menyatakan siap menunjukkan seluruh ijazah aslinya jika diminta hakim.
Selain itu, menanggapi pernyataan JK yang menyebut kasus ini berpotensi memecah masyarakat, Jokowi membantahnya. Dia menilai persoalan tersebut murni urusan pribadi terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya.
Jokowi pun meminta semua pihak menahan diri dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Editor: Donald Karouw