Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal Sidang Isbat Kemenag
Advertisement . Scroll to see content

Dikritik PKB soal Reformasi Birokrasi, Kemenag Umbar Lima Prestasi Ini

Minggu, 21 Juli 2019 - 22:32:00 WIB
Dikritik PKB soal Reformasi Birokrasi, Kemenag Umbar Lima Prestasi Ini
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

Indeks reformasi birokrasi terus menanjak selama kepemimpinan Menag Lukman. Dari semula berada di posisi 54,83 atau masuk kategori "CC" pada 2014, naik menjadi 62,28 atau "B" pada 2015 dan 69,14 atau "B" pada 2016. Pada 2017, naik lagi menjadi 73,27 atau kategori "BB. Pada 2018, indeks RB Kemenag naik lagi menjadi 74,02 atau "BB".

"Jelas sekali ada kenaikan signifikan dalam lima tahun terakhir. Proses perbaikan terus dilakukan, semoga tahun depan kami sudah masuk kategori tertinggi, yaitu "A"," kata Ali.

Selain itu, dia menambahkan, indikator peningkatan juga terlihat pada akuntabilitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag. Peningkatan ini bisa dilihat dari kenaikan grafik penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang juga dilakukan Kemen PAN-RB. Jika pada 2014, SAKIP Kemenag masih dalam kategori "CC" dengan nilai 60,53, kategori dan nilai tersebut terus naik. Pada 2015, SAKIP Kemenag sudah "B" dengan 62,01.

Dua tahun berikutnya, capaian itu juga naik menjadi 68,17 (B), dan 70,02 (BB). Pada 2018, nilai SAKIP Kemenag kembali naik menjadi 70,12 atau BB. Kenaikan peringkat ini tentu signifikan bagi Kemenag yang memiliki satker sejumlah 4.590 dan ASN sebanyak 225.730 orang.

"Bagi Kemenag, yang merupakan instansi dengan satuan kerja terbanyak dan jumlah ASN terbesar, prestasi tersebut hanya dapat dicapai dengan kerja keras dan kepemimpinan yang kuat dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut