"Kami juga berterima kasih karena Ketua Dewas menyatakan bahwa kinerja KPK saat ini on the track," sambungnya.
Firli bangga disebut Ketua Dewas masih sesuai jalur. Sebab, kata dia, Hal itu memang selaras dengan capaian kinerja KPK tahun 2022 yang telah disampaikan kepada Dewas. Dari laporan capaian kinerja 2022, KPK berhasil tembus target organisasi.
"KPK meraih capaian nilai kinerja organisasi sebesar 101,22 persen. Atau capaian tersebut melebihi skor yang menjadi target organisasi," kata Firli.
Firli menjelaskan capaian kinerja KPK tahun 2022 tersebut merupakan buah dari pengimplementasian trisula pemberantasan korupsi yang meliputi, pencegahan, penindakan, dan pendidikan antikorupsi.
"Pertama, pada strategi pendidikan antikorupsi, dimana skor Indeks Perilaku Antikorupsi (IPAK) Indonesia mencapai angka 3,93. Capaian ini terus meningkat sejak 2020 dengan skor 3,84 dan 2021 dengan skor 3,88. Artinya masyarakat makin paham perilaku antikorupsi," beber Firli.
Kedua, pada strategi pencegahan KPK salah satunya mengukur keberhasilan perbaikan sistem tata kelola pencegahan korupsi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (KLPD). Dimana, capaian 2022 ialah 104,17% yang disokong dari tugas pencegahan dan monitoring, serta koordinasi supervisi.
"Ketiga, pada strategi penindakan, diantaranya yang diukur dari presentase sentencing rate, dimana tahun 2022 meraih capaian sebesar 119%," katanya.
Editor: Faieq Hidayat