1.356 Petugas Satgas Mina Disiagakan Atur Arus Jemaah Haji RI di Jamarat
Adapun, pos-pos tersebut bertugas mengarahkan pergerakan jemaah menuju Jamarat, membantu pengaturan arus saat lontar jumrah, mengantisipasi kepadatan, hingga memastikan jemaah kembali melalui jalur aman.
“Pos-pos tersebut memang bertugas mengarahkan pejalan kaki jemaah haji Indonesia menuju Jamarat, membantu juga bagaimanakah pengaturan arus saat pelaksanaan lontar jumrah, mengantisipasi kepadatan, serta memastikan bahwa jemaah yang kembali dari Jamarat tetap berada pada jalur yang aman dan tidak mengambil jalan pintas yang berisiko,” tuturnya.
Selain Satgas Mina, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga menyiapkan Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat dan Mina. Tim khusus ini disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama, melakukan evakuasi darurat, serta membantu mengurai kepadatan jemaah.
Maria mengatakan, posko MCR ditempatkan di titik-titik krusial area Jamarat dan jalur perlintasan jemaah agar petugas dapat memantau situasi secara langsung dan merespons kondisi darurat dengan cepat.
“MCR dibentuk khusus untuk kemudian menangani berbagai kondisi kedaruratan, antara lain misalnya seperti ada jemaah yang mungkin pingsan, tersesat, maupun mengalami kelelahan ekstrem, hingga evakuasi bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas,” kata dia.