13 Contoh Soal Energi Kinetik dan Jawabannya, Pelajari Yuk!
Jawab:
Tinggi maksimum (h) dapat dihitung menggunakan energi mekanik (Emekanik) awal dan akhir benda:
Emekanik awal = Emekanik akhir
Emekanik awal = Ekinetik awal + Epotensial awal
Emekanik akhir = Ekinetik akhir + Epotensial akhir
Ketika benda mencapai tinggi maksimum, kecepatannya menjadi nol, sehingga:
Ekawal = 1/2 mv2
Ekawal = 1/2 (2 kg) (20 m/s)2
Ekawal = 400 J
Ekinetik akhir = 0 J (karena kecepatan nol)
Maka, Emekanik awal = Ekinetik awal + Epotensial awal
Epotensial awal = Emekanik awal – Ekinetik awal
Epotensial awal = 400 J
Energi potensial gravitasi (Ep) dapat dihitung dengan rumus:
Ep = m.g.h
Dengan m adalah massa benda, g adalah percepatan gravitasi bumi, dan h adalah tinggi. Jika ingin mencari tinggi (h), jadi nilai Ep dapat diganti dengan hasil sebelumnya:
400 J = 2 kg x 9,8 m/s2 x h
400 J = 19,6 kg m/s2 x h
h = 400 J / (19,6 kg m/s2)
h ≈ 20,41 m