Wabah Virus Baru di Kongo: Gejala Mirip Demam Berdarah, 53 Korban Meninggal
Virus baru ini pertama kali terdeteksi pada Januari di sebuah desa terpencil Boloko, Provinsi Equateur.
Data WHO mengungkap, virus ini awalnya menyerang tiga anak yang memakan bangkai kelelawar. Ketiga anak tersebut, masih balita, meninggal dalam waktu 48 jam setelah menunjukkan gejala termasuk demam, menggigil, dan sakit kepala, antara 10 dan 13 Januari 2025.
Empat kasus kematian lagi terjadi di akhir Januari. Para korban berasal dari desa yang sama yakni dengan korban anak-anak berusia antara 5 hingga 18 tahun, semuanya dengan gejala yang sama. Kemudian satu kematian dilaporkan pada 22 Januari, tercatat di desa tetangga, Danda.
Setelah itu pada 9 Februari, wabah kedua terdeteksi di Bomate, kota agak jauh dari lokasi pertama.
Setelah itu pada 15 Februari, WHO mengumumkan ada 431 kasus infeksi virus mematikan ini dengan jumlah korban meninggal 53 orang.