Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!
JAKARTA, iNews.id – Kebiasaan merokok selama ini identik dengan peningkatan risiko kanker paru, penyakit jantung, hingga stroke. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa rokok juga berperan besar dalam penyebaran dan memburuknya penyakit tuberkulosis (TBC).
Fakta tersebut kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang jatuh setiap 31 Mei. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa kebiasaan merokok memiliki hubungan erat dengan tingginya angka kasus TBC di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"WHO menyebutkan bahwa setiap tahun diperkirakan ada delapan juta kematian di dunia akibat kebiasaan merokok. Karena di dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dicantumkan tentang penyakit tuberkulosis, maka pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini penting membahas hubungan antara TBC dan kebiasaan merokok," kata Prof Tjandra dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Menurut dia, TBC memang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa rokok menjadi faktor yang memperbesar risiko seseorang terinfeksi sekaligus memperburuk perjalanan penyakit tersebut.
Mengacu pada publikasi WHO berjudul 'Tobacco Exposed - Poisoning our Planet and a Key Driver for the TB Epidemic', terdapat sedikitnya empat dampak utama rokok terhadap TBC.