NEW DELHI, iNews.id – keluarga yang tinggal di dekat tempat pembuangan sampah yang membara di sudut utara Ibu Kota India, New Delhi, telah menutup pintu dan jendela rumah mereka. Penyebabnya, kata mereka, udara di luar sangat beracun sehingga membuat mereka sbatuk sepanjang hari.
Menurut IQ AirVisual, sebuah kelompok berbasis di Swiss yang mengumpulkan data kualitas udara secara global, New Delhi memiliki udara terburuk dari ibu kota mana pun di bumi ini. Jahangirpuri adalah salah satu bagian kota yang paling tercemar.
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Setiap hari, warga di wilayah itu tersedak oleh campuran asap pekat dari sampah yang terbakar; ditambah asap knalpot dari truk-truk yang keluar masuk dari depot besar, dan; debu yang berterbangan dari jalan yang tidak beraspal.
“Kami sekarat dalam (proses) kematian yang lambat. Tetapi kami tidak dapat berpikir untuk pergi ke tempat lain karena pekerjaan kami ada di sini,” kata salah satu buruh berupah harian di Delhi, Naresh Yadav (33), kepada Reuters, Kamis (26/11/2020).
Satelit AS Ungkap China Bangun Pemukiman dan Fasilitas Militer di Perbatasan India dan Bhutan
Bulan ini, saat angin mendarat dan polutan terperangkap di udara, kadar PM2,5 (partikel kecil yang tersedot jauh ke dalam paru-paru) rata-rata mencapai 390 di Jahangirpuri. Jumlah itu enam kali lebih banyak dari jumlah yang dianggap aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).