Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat
Sementara United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs atau Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB menyebut, penutupan perlintasan di tengah eskalasi konflik Timur Tengah telah memicu kenaikan harga berbagai barang di seluruh Gaza.
Menurut OCHA, jumlah truk yang masuk saat ini terlalu sedikit untuk menjaga pasokan tetap stabil. Banyak barang di pasar habis terjual hanya dalam beberapa hari.
Padahal beberapa minggu sebelumnya situasi sempat menunjukkan perbaikan. Pemantauan pasar oleh World Food Programme pada Februari mencatat ketersediaan makanan meningkat dan harga beberapa bahan pokok sempat turun. Namun penutupan perbatasan terbaru kembali membalikkan kondisi tersebut.
Selain pangan, perang juga berdampak pada layanan dasar. Cadangan bahan bakar yang terbatas kini harus dijatah secara ketat. Akibatnya, sejumlah lembaga kemanusiaan terpaksa menghentikan pengangkutan sampah menggunakan kendaraan dan mengurangi produksi air bersih. Langkah darurat juga telah diterapkan di berbagai rumah sakit dan pusat layanan kesehatan.
Kini, di tengah perang yang terus berkobar di Timur Tengah, warga Gaza kembali dihantui ketidakpastian, apakah masih ada makanan yang bisa mereka bawa pulang untuk keluarga dalam beberapa hari ke depan.
Editor: Maria Christina