Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan
Advertisement . Scroll to see content

Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:06:00 WIB
Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat
Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, Sabtu, 28 Februari 2026. Hingga kini AS-Israel vs Iran terus memanas dan berdampak pada perekonomian global, termasuk di Gaza, Palestina. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Direktur regional Mediterania Timur dari World Health Organization (WHO), Hanan Balkhy mengatakan kepada Reuters, hanya sekitar 200 truk bantuan yang masuk ke Gaza setiap hari. Padahal dibutuhkan sekitar 600 truk per hari untuk memenuhi kebutuhan penduduk wilayah tersebut.

Dia juga menyebut, sekitar 18.000 orang, termasuk anak-anak yang terluka dan pasien penyakit kronis, masih menunggu evakuasi medis agar bisa mendapatkan perawatan di luar Gaza.

Sayur dan Buah Kini Jadi Barang Mewah

Dampak krisis paling nyata terlihat dari harga bahan pangan segar di pasar. Harga 1 kilogram tomat yang sebulan lalu sekitar 1,5 dolar AS kini melonjak hingga hampir 4 dolar AS.

Harga mentimun dan kentang juga meningkat tajam. Banyak keluarga yang yang penghasilannya sudah hancur akibat perang dan pengungsian berkepanjangan semakin sulit menjangkau makanan segar.

"Orang-orang sudah tidak mampu lagi membeli sayur dan buah karena harga yang melonjak akibat perang antara Israel dan Iran," kata seorang warga.

Para pedagang dan pembeli menggambarkan kondisi yang sama. Barang yang masuk semakin sedikit, stok cepat habis, dan harga hampir semua kebutuhan meningkat. Di beberapa bagian Gaza City, kebutuhan pokok seperti minyak goreng, tepung, hingga makanan kaleng bahkan sudah hampir tidak ditemukan di toko.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut