Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perjalanan Kapal Terakhir Pengangkut Budak ke Amerika

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 10:00:00 WIB
Kisah Perjalanan Kapal Terakhir Pengangkut Budak ke Amerika
Clotilda, kapal terakhir pengangkut budak yang sampai ke daratan Amerika (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Patterson salah satu keturunan para budak yang menikmati hasilnya. Pria yang kini berusia 60 tahunan itu sempat tumbuh di daerah tersebut.

"Satu-satunya momen kami meninggalkan komunitas ini adalah saat membayar tagihan listrik," ujarnya. 

Terletak 5 kilometer di sisi utara pusat Kota Mobile, Africatown didirikan oleh 32 penyintas kapal budak Clotilda. Mereka selamat dan hidup pada era emansipasi di akhir Perang Saudara tahun 1865.

Komunitas itu didirikan atas dasar kerinduan terhadap tanah air, memadukan tradisi Afrika dan cara hidup tradisional warga Amerika, seperti memelihara ternak dan mengelola lahan pertanian.

Sebagai salah satu kota pertama yang didirikan dan dikendalikan oleh keturunan Afrika-Amerika di AS, Africatown memiliki gereja sendiri, tempat pangkas rambut, dan berbagai toko, yang salah satunya dimiliki paman Patterson.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut