Kisah Perjalanan Kapal Terakhir Pengangkut Budak ke Amerika
MONTGOMERY, iNews.id - Jejak perbudakan di Amerika Serikat (AS) salah satunya terungkap dari penemuan bangkai kapal Clotilda yang berlayar 160 tahun silam. Clotilda merupakan kapal terakhir pengangkut budak yang berhasil mencapai daratan Amerika setelah melakukan pelayaran penuh tantangan dari Afrika.
Para budak itu mampu bertahan di Amerika Serikat (AS) bahkan membentuk kehidupan baru di sebuah desa kecil yang didirikan para penyintas. Kisah perjalanan dan kehidupan anak keturunan mereka diangkat dalam laporan BBC Travel.
Pimpinan Asosiasi Keturunan Clotilda Darron Patterson mengisahkan, pelayaran itu penuh risiko dan terbukti banyak kapal yang karam.
"Sungguh gila berpikir mereka akan berlayar melewati daerah ini," kata Patterson, kepada BBC Travel.
Dia adalah cicit dari Kupollee, yang kemudian berganti nama menjadi Pollee Allen. Kupollee merupakan salah satu dari 110 laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang sempat disekap dari Benin di Afrika Barat, lalu dibawa ke AS.