Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Meski sejumlah kapal telah kembali melintas, lalu lintas di Selat Hormuz masih jauh lebih rendah dibandingkan sebelum perang, ketika jalur tersebut biasanya dilalui sekitar 120 hingga 130 kapal setiap hari.
Diperkirakan lebih dari 500 kapal masih menunggu untuk keluar dari kawasan Teluk melalui selat tersebut. Dalam kondisi normal, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Walaupun Iran dan AS telah berkomitmen untuk membuka kembali jalur pelayaran itu, para operator kapal masih meragukan tingkat keamanan bagi kapal dan awak mereka setelah hampir empat bulan menghadapi ancaman dan serangan.
Menurut Organisasi Maritim Internasional (IMO), sedikitnya 46 serangan terhadap kapal telah terjadi di sekitar jalur tersebut sejak konflik dimulai pada akhir Februari, yang menyebabkan 14 pelaut tewas.
Selain itu, Selat Hormuz diyakini masih mengandung sejumlah ranjau laut milik Iran dalam jumlah yang belum diketahui. Kondisi ini membuat operasi penyisiran ranjau diperlukan dan prosesnya diperkirakan dapat memakan waktu beberapa pekan.
Editor: Aditya Pratama